Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-18 08:42:01【Resep Pembaca】645 orang sudah membaca
PerkenalanPetugas menunjukkan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan menindaklanjuti kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Meruya Selatan 01, Kembangan, yang terjadi pada Rabu (29/10).
"Sementara (program MBG di SDN Meruya Selatan 01) dihentikan oleh Sudin Pendidikan, sambil menunggu hasilnya dari sumbernya (hasil penyelidikan sumber keracunan)," kata Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Dia berpendapat program MBG tentunya punya kekurangan dan kelebihan. Penghentian sementara program MBG merupakan langkah yang diambil untuk pembenahan.
"Kalau saya intinya ya dukung program pemerintah yang pasti. Namanya perjalanan program, ada kurang dan lebihnya. Yang kurang harus diperbaiki untuk ke depan yang lebih baik," kata Uus.
Baca juga: Keracunan menu MBG, Jakbar periksa keterlibatan produk UMKM
Sementara itu, Kepala Sudin Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Barat, Ali Mukodas, mengangakan, pihaknya akan melibatkan sejumlah pihak untuk pendampingan pelaksanaan MBG di SDN Meruya Selatan 01.
"Nanti kita melakukan pendampingan dari sekolah, untuk meyakinkan dengan melakukan diskusi dengan para pihak, seperti Sudin Pendidikan, Sudin Kesehatan, Kepolisian, Badan Gizi Nasional (BGN) serta orang tua siswa. Ini kasuistik, karena baru pertama kali terjadi di wilayah Jakarta Barat," ujarnya..
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari menjelaskan pihaknya telah melakukan investigasi terhadap pasien yang diduga keracunan, termasuk tindakan pengobatan.
"Kami juga telah melakukan pengambilan sampel makanan, dan dikirim ke Labkesda untuk uji laboratorium. Kami juga telah melakukan kunjungan dan inspeksi ke dapur SPPG bersama tim investigasi," ujarnya.
Baca juga: Dugaan siswa keracunan, BGN setop sementara operasional SPPG Meruya
Baca juga: Siswa diduga keracunan MBG, sekolah di Jakbar jajak pendapat orang tua
Sudin Kesehatan Jakarta Barat dan puskesmas nantinya secara berkala melakukan pembinaan dan monitoring pelaksanaan pengolahan makanan siap saji di SPPG.
"Sehingga, diperlukan komitmen dan konsistensi dari SPPG dalam menerapkan higiene sanitas pangan olahan siap saji," kata Erizon.
Suka(43394)
Sebelumnya: Ini kronologi lengkap temuan
Selanjutnya: Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
Artikel Terkait
- SPPG Polresta Pati minta maaf atas kendala distribusi MBG
- Pemkab dan Rotary sinergi tekan angka stunting lewat pangan lokal
- Netanyahu: Pasukan Israel akan tetap berada di Gaza
- Halalicious Food Festival sajikan aneka produk halal dan ajang edukasi
- Mencipta karya bermakna tanpa menghamba pada algoritma
- Rayakan 80 tahun perangi kelaparan, FAO gelar pameran global di Roma
- Riset: Kril Antartika enggan konsumsi makanan bermikroplastik
- Konsumsi gluten bagi yang alergi berisiko picu kerusakan pencernaan
- Kemen PKP sebut pelaku UMKM salon hingga bengkel bisa manfaatkan KPP
- Indonesia memastikan keamanan ekspor udang dari kontaminasi radiasi
Resep Populer
Rekomendasi

Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang

SPPG Kepri hentikan dua dapur MBG setelah hasil lab positif bakteri

SPPG yang lalai terhadap kualitas makanan harus dibenahi

Forum CSR DKI soroti pentingnya dana CSR dalam keberlanjutan usaha

Unsri lakukan diseminasi teknologi pengemasan produk olahan ikan

Rayakan 80 tahun perangi kelaparan, FAO gelar pameran global di Roma

1.200 paket sembako disalurkan kepada penyintas kebakaran Tangki

82 Dapur MBG ditargetkan beroperasi di Padang akhir 2025